Sejarah Desa Lestari



Menurut cerita nenek moyang Desa Lestari dihuni sejak zaman Diponegoro. Disitu belum ada Desa, masih hutan rimba padat. Hutan Rimba tersebut sebagi alas gung lewang lewung yang hanya di diami beberapa keluarga yang belum mengenal agam Islam. Disitulah awal mula berdirinya desa Lestari.

Pada suatu waktu datanglah Syech Zakaria yang merupakan anak buah Pangeran Diponegoro yang melarikan diri setelah pasukan Diponegoro terpecah belah. Adapun maksud kedatangan Syech Zakariya adalah untuk bersembunyi dari kejaran Penjajah. Waktu itu tinggal keluarga yang menjadi panutan desa tersebut. Akhirnya Zyech Zakariya mendekati salah satu dari putri sesepuh tersebut dan menikah, setelah dikaruniai anak kepemimpinan di berikan kepada beliau, sedikit demi sedikit Syech Zakariya mengajarkan agama Islam kepada masyarakat Desa tersebut.

Lama kelamaan persebunyian Syech Zakariya dicium oleh tentara penjajah. Akhirnya penjajah menemukan desa tersebut dan berusaha membunuh Syech Zakariya, anehnya setelah Syech Zakariya terbunuh jasadnya tidak ditemukan, orang menyebut Mukso atau hilang tanpa bekas.

Demi mengenang perjuangan beliau memajukan Desa dengan mengenalkan Islam maka orang-orang tokoh masyarakat memberi nama desa tersebut menjadi Desa Lestari yang artinya semua peninggalan Syech Zakariya akan selalu Lestari.

Adapun awal kepemimpinan Desa/Lurah/Kepala Desa tidak ada jejaknya. Hanya terdata mulai sebelum tahun 1936 sampai sekarang yaitu:

  1. SURODIHARDJO               : Menjabat Tahun 1936-1972
  2. SUPINGI                             : Menjabat Tahun 1972-1973
  3. MAT WALIT                         : Menjabat Tahun 1973-1982
  4. ABDUL DJALIL                    : Menjabat Tahun 1982-2000
  5. NUR BATIN                         : Menjabat Tahun 2000-2004
  6. ANDOJOKO                        : Menjabat PJ. Kades Tahun 2004-2007
  7. NANANG ABDI                   : Menjabat Tahun 2007-2013
  8. KRISNARKO                       : Menjabat Tahun 2013-Sekarang

Demikian asal usul Pemerintahan Desa Lestari Kecamatan Patianrowo.

Secara geografis Desa Lestari terletak pada posisi 7°31'0” Lintang Selatan dan 112°54'0” Bujur Timur. Topografi ketinggian desa ini adalah berupa daratan sedang yaitu sekitar 598 m di atas permukaan air laut. Berdasarkan data BPS Kabupaten Nganjuk tahun 2018, selama Tahun 2018 curah hujan di Desa Lestari rata-rata mencapai 1576 mm. Curah hujan terbanyak terjadi pada bulan Desember hingga Februari mencapai 2200 mm